Kantor Imigrasi Depok Sudah Menerbitkan 42 Ribu Lebih Paspor

Agen Casino

Kantor Imigrasi Depok Sudah Menerbitkan 42 Ribu Lebih Paspor – Kantor Imigrasi Depok sudah menerbitkan 42 ribu lebih paspor mulai sejak Januari sampai pertengahan Desember 2017 ini. Diakhir Desember 2017, jumlah penerbitan paspor diprediksikan capai 43 ribu lebih dokumen.

” Untuk penerbitan paspor (type paspor) 48 serta 24 halaman hingga pertengahan Desember 2017 ini totalnya telah 42. 561 dokumen serta diprediksikan jumlah penerbitan s/d 31 Desember 2017 kurang lebih 43. 800 dokumen, ” tutur Kepala Kantor Imigrasi Depok Dadan Gunawan, Selasa (19/12/2017) .

Sesaat Imigrasi Depok juga menampik 270 pemohon pada periode 2017 ini. 69 Salah satunya tidak diterima lantaran ada tanda-tanda jadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) nonprosedural serta 171 yang lain tidak diterima oleh sistim.

” Tidak diterima oleh sistim itu, terdapat banyak penolakannya. Pertama, duplikasi, umpamanya dia sempat memajukan permintaan baru walau sebenarnya pergantian atau ada yang memajukan dengan bukti diri berlainan, walau sebenarnya rencananya di kita kan gunakan sidik jari, maka ingin dirubah nama juga sidik jarinya tetaplah satu jadi tidak diterima, ” tutur Dadan.

Sesaat ada pula pemohon yang tidak diterima lantaran ada tanda-tanda berikan info yg tidak benar.

” Umpamanya dia maksudnya ingin wisata, tapi profilnya tak cocok. Dalam konteks itu kita sinyalir tanda-tanda dia ingin bekerja jadi TKI nonprosedural maka kita batalkan atau menunda permintaannya, ” sambung Dadan.

Pihak Imigrasi Depok sempat juga tunda atau menampik pembuatan paspor warga lantaran terindikasi akan ke Suriah buat gabung dengan jaringan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) .

” Itu di antaranya, jadi dia membawa keluarganya dengan gunakan modus bertandang. Tetapi rutenya pastinya bila telah melibatkan jaringan telah rapi. Tetapi kami telah berusaha semaksimal mungkin saja buat jalankan wawancara pada pemohon. Bila telah rapi demikian, bila kalau dia lolos itu diluar kekuatan kami, ” jelas Dadan.

Lebih jauh, Dadan mengakui pendaftaran permintaan paspor dengan on-line banyak mendapatkan tanggapan dari penduduk. Namun, pihaknya terbatas pada kuota yang sudah diputuskan.

” Sebenarnya skema antrean ini kita up-date sehari-hari. Hanya lantaran banyak tanggapan seakan-akan habis. Kuota perhari itu 180, tapi kita up-date senantiasa, sesudah di buka juga kita buka up-date, ” sambung Dadan.

Ia beri tambahan, kuota antrean on-line itu diputuskan berdasar pada kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta ketersediaan feature yang dipunyai Kantor Imigrasi Depok.

” Penambahannya tak dapat berbanding lurus dengan jumlah kuota, tapi kami senantiasa berupaya buat melakukan perbaikan service kami. Bila juga ada yg tidak kebagian (kuota) kita tujukan ke customer service buat tetaplah dilayani, ” ucap Dadan.