Polisi Input Dari Unit Atas Pengubggah Foto Hina Jokowi Mumi

Agen Casino

Polisi Input Dari Unit Atas Pengubggah Foto Hina Jokowi Mumi – Polisi tidak bermain-main ungkap selesai posting di sosmed yang melanggar UU ITE. Ditambah lagi yang melanggar masalah 207 KUHP berkaitan penghinaan kepala negara. Diback up Mabes Polri serta Polda Jawa timur, penyidik akan mencari asal mula posting gambar itu sampai ke teras sosmed Ida Fitri.

Ida Fitri, pemilik account Aida Konveksi akui cuma menebarkan lagi gambar itu dari teras media sosialnya. Karena itu, polisi akan mencari siapakah yang mengirim gambar itu ke account pribadi Ida Fitri.

“Jadi kami bisa input dari unit atas. Dari Subdit Ditreskrimum Cyber Crime Polda Jawa timur serta Subdit Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri untuk perlakuan pengungkapan dari siapa. Kami diback up Polda Jawa timur serta Mabes Polri,” kata Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar pada detikcom di mapolresta, Senin (8/7/2019).

Dalam kontrol sebelummya, penghina ‘Jokowi Mumi’ akui, memperoleh gambar itu di teras account pribadinya dari account Thomas Udin Edison. Account itu mengirim ke group sosmed the voice of the people.

Ida Fitri pemegang account Aida Konveksi lalu mengirim lagi di medsosnya. Posting ini selanjutnya di screenshot lalu diadukan oleh admin IG info_seputaran_blitar yang diperuntukkan pada humas Polresta Blitar, account IG kapolresta serta account IG Polsek Sanankulon pada Senin (1/7/2019).

“Sesudah dikerjakan digital forensik HP punya terduga, didapat info jika handphone itu yang dipakai untuk mengupload foto-foto itu,” tambah kapolresta.

Account Aida Konveksi mem-posting gambar mumi yang mukanya seperti Presiden Joko Widodo. Posting itu dikasih tulisan ‘The New Firaun’. Tidak cuma gambar itu, pemegang account yang disebut pemilik Butik Malang itu mempublikasikan gambar pakaian kebesaran MK tetapi berkepala anjing.

Didapati pelapor mempublikasikan itu pada media sosialnya, Senin (1/7/2019) jam 18.00 wib. Pelapor ini admin IG info_seputaran_blitar yang diperuntukkan pada Humas Polresta Blitar, Kapolresta Blitar serta Polsek Sanankulon.

Pada awal kontrol, Ida Fitri pemilik account Aida Konveksi akui account serta postingannya mendadak hilang selang 2 jam dari dunia maya. Tetapi pada kontrol ke-2, Ida merubah info itu.

Wanita berumur 44 tahun menjelaskan, sesudah posting 10 menit banyak yang memperingatkannya. Ia lalu meniadakan posting itu. 15 Menit selanjutnya, akunnya mendadak hilang. Ida akui akunnnya dihapus kominfo.

Pemilik account, Ida Fitri dicheck Polresta Blitar sekitar 2 kali. Kontrol yang ke-2, pemilik Butik Malang ini akui tidak dengan maksud mengejek. Wanita berumur 44 tahun itu juga mohon maaf sedalam-dalamnya pada semua rakyat Indonesia atas posting itu.

Lewat Kuasa Hukumnya Oyik Rudi Hidayat, menurut Ida gambar itu dibuat demikian rupa jadi satu karya seni.